Kepala BNPT: Satgas Tinombala Perluas Lokasi Pengejaran Kelompok Teroris MIT

Pasca-teror di Sigi, Pemerintah Diminta Evaluasi Satgas Tinombala
Luhut Targetkan UU Cipta Kerja Berlaku Februari 2021

Kepala BNPT: Satgas Tinombala Perluas Lokasi Pengejaran Kelompok Teroris MIT

Jakarta, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan aparat keamanan saat ini terus melakukan patroli di pemukiman warga pasca-peristiwa pembunuhan satu keluarga di Dusun Lima Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. “Memperkuat ketahanan pada masyarakat untuk terus meningatkan kewaspadaan dengan dibantu aparat, dibantu dengan patroli di kawasan pedesaan,” ujar Boy Rafli, Selasa (1/12/2020). Selain melakukan pengamanan warga, Satuan Tugas (Satgas) Tinombala juga kini terus melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) pimpinan Ali Kalora.

Ia mengatakan, pengejaran kali ini juga bertujuan untuk memperluas wilayah pelacakan terhadap lokasi yang diduga menjadi titik persembunyian kelompok MIT. “Kita memberikan kesempatan tim pemburu yang bertugas melakukan pengejaran untuk melakukan perluasan lokasi yang diduga menjadi titik pelarian mereka setelah berada di Kabupaten Sigi,” imbuh Boy Rafli.

Kasus ini terungkap setelah seorang anggota Polsek Palolo menerima informasi adanya kasus pembunuhan di Dusun Lima Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020). Saat polisi mendatang lokasi tersebut, ditemukan empat jenazah yang tewas secara mengenaskan. Selain korban jiwa, di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga ditemukan tujuh rumah yang dibakar oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Sekitar pukul 18.00-23.00 WITA, petugas melakukan olah TKP. Polsi juga mendapati keterangan dari lima saksi yang menyebut terduga pelaku kurang lebih sekitar 10 orang. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya membawa senjata api laras panjang dan dua senjata api genggam. Berdasarkan keterangan mereka, terduga pelaku adalah kelompok teroris, Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Hal itu diketahui setelah kelima saksi diperlihakan Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh petugas.

Karopenmas Mabes Polri Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, aparat keamanan langsung melakukan pengejaran terhadap MIT pimpinan Ali Kalora. “Saat ini sudah ada back-up kurang lebih 100 orang pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng dan TNI untuk melalukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora tersebut,” ucap Awi.