Massa Ingin Tembus Istana, Demo di Harmoni Ricuh

Tolak Omnibus Law, Massa Naik Mobil Water Cannon di Surabaya
Kejagung Tetapkan Eks Dirut BTN Tersangka Gratifikasi Kredit Macet

Massa Ingin Tembus Istana, Demo di Harmoni Ricuh

Massa yang melakukan aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di simpang Harmoni, Jakarta Pusat dekat dengan Istana Negara ricuh. Ratusan pedemo mendorong barisan aparat kepolisian demi bisa mendekat Istana Kepresidenan.
Di lokasi, ratusan pedemo juga sudah mulai melempar batu ke arah aparat yang berjaga dan memakai tameng serta helm pelindung. Massa berupaya menembus ke arah Istana Negara yang dijaga ketat.

Selain melempar batu, massa juga sempat melempari aparat menggunakan kaleng dan botol plastik bekas minuman. Kedua pihak sejauh ini masih sama kuat. Namun, kepolisian meminta agar massa membubarkan diri.

Selain di Istana Kepresidenan, penjagaan ketat diberlakukan di sekitar Gedung DPR/MPR yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto. Sejauh ini, jalan arah Semanggi menuju Slipi ditutup.

Ratusan buruh sejauh ini sudah berada di kawasan Senayan yang tak jauh dari depan Gedung DPR. Mereka masih berupaya untuk bisa menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR yang sudah dijaga ketat personel TNI dan Polri.

Demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja terjadi di banyak daerah. Tak hanya di Jakarta. Elemen mahasiswa dan buruh menyuarakan aspirasi yang sama di berbagai daerah, yakni menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Mulai dari Jakarta, Bandung, Medan, Lampung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Makassar hingga Kendari, elemen mahasiswa dan buruh turun ke jalan. Semuanya menyatakan mosi tidak percaya terhadap pemerintah dan DPR.