Polisi Panggil Kasatpol PP Kabupaten Bogor terkait Acara Rizieq Shihab di Megamendung

Bareskrim Berencana Limpahkan Berkas Kepala Cabang Maybank Cipulir ke Jaksa Minggu Depan
Pemerintah Mengharapkan Tokoh Agama Sebar Luaskan Pesan Damai

Polisi Panggil Kasatpol PP Kabupaten Bogor terkait Acara Rizieq Shihab di Megamendung

Jakarta, Polda Jawa Barat memanggil Kasatpol PP Kabupaten Bogor terkait penyidikan dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara yang dihadiri pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Bogor, Jabar. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono menuturkan, Polda Jabar menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi pada Selasa (1/12/2020). “Penyidik akan memanggil tiga saksi yaitu Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Kabid Tibum Pol PP Kabupaten Bogor, dan anggota Satpol PP Bogor,” kata Awi di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (30/11/2020).

Selain di Jabar, Polda Metro Jaya melakukan penyidikan terkait acara Maulid Nabi dan resepsi pernikahan putri Rizieq Shihab pada 14 November 2020. Untuk kasus tersebut, Polda Metro Jaya juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi pada Selasa besok. Salah satunya adalah Rizieq. “Akan memanggil yaitu security, Bhabinkamtibmas Tanah Abang, Kasat Intel Polres Jakarta Pusat, pelapor, Biro Hukum Provinsi DKI, termasuk pemanggilan saudara MRS (Rizieq) dan H,” tuturnya.

Awi belum merinci jumlah personel yang akan dikerahkan terkait pengamanan pemeriksaan Rizieq di Polda Metro Jaya. Menurutnya, hal itu akan disiapkan oleh Karo Ops Polda Metro Jaya sesuai perkembangan laporan intelijen. Ditanya soal kemungkinan kerumunan massa yang akan mengawal pemeriksaan Rizieq, Awi menjawab singkat.

Yang jelas negara tidak boleh kalah dengan premanisme, itu saja jawaban saja, bagaimana nanti kita lihat perkembangannya,” ucap dia. Diketahui, kedua kasus tersebut ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan karena polisi menemukan unsur dugaan pidana. Namun, sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan polisi dalam kedua kasus tersebut. Kerumunan acara Rizieq juga diduga berujung pada pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dari jabatannya karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.