Usai Ditetapkan Tersangka, Penghina NU Ditahan |Edarkan Narkoba, Polisi Terancam Hukuman Mati

Bertambah, Total Nilai Aset-Uang yang Disita KPK di Kasus PT DI Jadi Rp 40 M
Dua Terdakwa Kasus Jiwasraya Dituntut Penjara Seumur Hidup, Hari Ini Jalani Sidang Vonis

Usai Ditetapkan Tersangka, Penghina NU Ditahan |Edarkan Narkoba, Polisi Terancam Hukuman Mati

Jakarta, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Ia pun ditahan akan ditahan selama 20 hari ke depan untuk menjalani pemeriksaan karena kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama. Sementara itu, seorang oknum anggota Polda Riau berinisial Kompol IZ ditangkap karena menjadi kurir narkoba. Mabes Polri menyatakan, oknum tersebut pantas dihukum mati.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan, Gus Nur akan ditahan di Rutan Bareskrim Polri. “Tersangka ditahan,” kata Argo kepada Kompas.com, Minggu (25/10/2020). Sebelumnya, ia diamankan di kediamannya di Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2020). “Dini hari tadi, Sabtu 24 Oktober pukul 00.18 WIB di rumahnya Sawojajar, Kecamatan Pakis, Malang,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono.

Menurut Argo, hukuman tersebut sesuai dengan komitmen pimpinan Polri dalam memberantas narkoba. Termasuk, menindak anggota Polri yang terlibat. “Komitmen Kapolri sangat jelas dan tegas. Anggota yang terlibat harus dihukum mati karena sebenarnya dia tahu Undang-Undang dan dia tahu hukum,” kata Argo dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2020). IZ sebelumnya ditangkap saat membawa sabu seberat 16 kilogram di Riau, Jumat (23/10/2020). Akibat peristiwa itu, IZ terancam dipecat dari anggota kepolisian apabila dinyatakan terbukti bersalah oleh majelis hakim nanti.