Gubernur Atut Tersangka, Bona Paputungan Promo “Masih Korupsi”

Ditangkap KPK, rumah penyuap Kajari Lombok Tengah sepi
Bona Paputungan Sudah Menduga Ratu Atut Bakal Jadi Tersangka

Gubernur Atut Tersangka, Bona Paputungan Promo “Masih Korupsi”

Bona Paputungan (Foto: Tomi/Okezone)

JAKARTA – Gubernut Atut dijadikan tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), musisi balada Bona Paputungan merasa senang bukan main.

Ia mengungkapkan, ketika Akil Mochtar pimpinan MK ditangkap KPK karena menerima suap dari adik Gubernur Atut, Wawan, dirinya langsung membuat lagu berjudul “MK (Masih Korupsi)”, sebuah lirik-lirik satir dihadiahkan kepada MK yang notabene penjaga hukum.

Oleh Bona, lagu tersebut sudah diunggah ke YouTube pada 9 Desember 2013 atau tepatnya di Hari Anti-korupsi Sedunia. Bona menyampaikan pesan dengan sebuah adegan parodi di video klipnya. Ia  menggandeng komedian Eman “Empat Sekawan” dan pesinetron Agus Le sebagai model klip.

“Saya memang gemas dengan kondisi Banten yang mayoritas masyarakatnya miskin karena infrastruktur rusak dan pendidikan mereka sangat rendah. Makanya saya bikin lagu itu sebagai dukungan memberantas korupsi,” kata Bona saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 17 Desember 2013.

Dalam menciptakan lagu yang menurutnya mewakili ‘semua penyakit korupsi yang telah menggurita’. Bona menciptakan lagu ini tak sendiri, ia dibantu oleh musisi Digo Dz bekas gitarisnya Iwan Fals.

“Saya senang melibatkan Digo yang pernah bekerjasama dengan musisi yang dikenal pejuang keadilan juga,” ujarnya.

Bona berharap lagunya bisa mendorong masyarakat untuk terus memerangi korupsi. “Menurut saya korupsi di negeri ini sudah stadium 4,” ujarnya. Bona juga mengaku dirinya kini akan lebih giat mengumandangkan lagu ini sebagai kampanye anti-korupsi.

Sebelum perbincangan ditutup, pria asal Gorontalo ini berpesan, “Sudah jadi tersangka, segera ditahan.”

Sumber : okezone.com