Jika Jokowi tidak lapor kasus Busway ke KPK, Ahok harus gerak’

CT Bersyukur IHSG dan Rupiah Menguat Usai Pilpres
Karena Aturan Ini, Sebaiknya Deddy Mizwar Laporkan Honor Sinetron ke KPK

Jika Jokowi tidak lapor kasus Busway ke KPK, Ahok harus gerak’

Merdeka.com – Pegiat anti korupsi Fitra Uchok Sky Khadafi meminta keberanian Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) untuk segera melaporkan kasus korupsiTransjakarta ke KPK. Menurut Uchok, kasus Transjakarta hingga saat ini mandek di tangani Kejaksaan.
Apalagi, Ahok menyatakan tidak ada permintaan dari pihak Gubernur DKI Jakarta non aktif Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengusut tuntas kasus itu. Karena itu, Uchok meminta agar Ahok melaporkan kasus ini ke KPK.

“Jika Jokowi tidak juga melaporkan kasus tersebut ke KPK, ya Ahokyang harus bergerak. Kita minta Ahok untuk melaporkan,” kata Uchok saat dihubungi merdeka.com, Jumat (27/6).

Sumber: merdeka.com/peristiwa/jika-jokowi-tidak-lapor-kasus-busway-ke-kpk-ahok-harus-gerak.html

Uchok yang juga Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) ini menantang Ahok berani berinisiatif untuk laporkan kasus ini. Tidak hanya bisa bicara saja.

“Tanpa ada laporan dari Ahok akan memperlambat kasus ini, publik kan sedang menunggu dan bisa saja publik beranggapan Ahokbisanya ngomong doang,” tutur dia.

Uchok melihat bahwa Ahok sebetulnya juga tidak nyaman dengan kasus ini. Namun, kata dia, entah mengapa mantan bupati Belitung Timur ini tidak juga membawa kasus Transjakarta keKPK.

“Kalau saya lihat dia enggak srek ya, yang saya baca begitu. Makanya kita minta silakan laporkan ke KPK,” imbuhnya.

Uchok juga mengatakan, Ahok sebaiknya bertindak cepat untuk menindaklanjuti temuan BKP atas potensi kerugian negara sebesar Rp 1,54 Triliun dalam kasus tersebut. Hal ini dilakukan jikaAhok betul-betul ingin menerapkan pemerintahan Jakarta yang bersih, lanjut dia, seharusnyaAhok dapat bertindak cepat dan tidak saling tunggu. 

Seperti yang diketahui, kemarin Ahok mengungkapkan Jokowi tidak pernah melaporkan soal kasus bus tersebut. “Nggak pernah ada surat resmi tuh. Pak Jokowi nggak pernah minta kasus ini diambil alih oleh KPK,” ucap Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/6).

Keterangan Ahok ini berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Jokowi. Sebelumnya Jokowimengatakan jika ia telah melaporkan kasus dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta ke KPK.

“Waktu ada berita mengenai bus Transjakarta, detik itu juga kepala dinasnya langsung saya copot. Kemudian dokumen-dokumen yang ada langsung kita berikan ke KPK,” ucap Jokowi saat bersilaturahim ke Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (12/6) lalu.