KPK Eksekusi Dua Penyuap Bupati Kutai Timur

MK Terima 87 Permohonan Sengketa Hasil Pilkada 2020
Klarifikasi Kedubes Jerman soal Stafnya yang Datangi Markas FPI

KPK Eksekusi Dua Penyuap Bupati Kutai Timur

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengeksekusi dua terpidana kasus suap Bupati Kutai Timur Ismunandar, Aditya Maharani Yuono dan Deku Aryanto, Rabu (16/12/2020). “Jaksa Eksekusi KPK telah melaksanakan putusan PN Tipikor pada PN Samarinda Nomor : 24/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Smr tanggal 30 November 2020 atas nama Terpidana Aditya Maharani Yuono pada Rabu 16/12/2020 dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Tangerang,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (21/12/2020). Ali mengatakan, Aditya akan menjalani masa pidana selama 1 tahun dan 6 bulan dikurangi selama berada dalam tahanan. Sementara itu, Deki dieksekusi ke Lapas Klas II Bontang untuk menjalani pidana penjara selama 2 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan.

Ali menuturkan, eksekusi itu dilaksanakan sesuai putusan PN Tipikor pada PN Samarinda Nomor: 25 /Pid.Sus-TPK/2020/PN.Smr tanggal 30 November 2020. Selain menjalani masa pidana, Aditya dan Deki masing-masing juga dijatuhi pidana denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan. “Denda tersebut telah selesai dibayarkan oleh yang bersangkutan,” ujar Ali. Dalam kasus ini, Aditya dan Deki dinyatakan bersalah memberi suap kepada Ismunandar untuk mendapatkan proyek infrastruktur di Pemkab Kutai Timur.