Massa 1812 Dibubarkan Polisi, Belasan Ditangkap

KPK Rampungkan Penyidikan Kasus Suap dan Gratifikasi Eks Bupati Lampung Tengah
Polisi Tangkap Orang Mencurigakan dari Petamburan Bawa Pisau

Massa 1812 Dibubarkan Polisi, Belasan Ditangkap

Jakarta, Ratusan orang massa aksi 1812 berselawat saat hendak dibubarkan puluhan aparat kepolisian di Jalan Abdul Muis, Kelurahan Petojo Selara, Jakarta Pusat, Jumat (18/12).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Massa yang terus berupaya dibubarkan aparat kepolisian sejak pukul 13.00, sebagian besar kocar-kacir dan ada yang bertahan di sejumlah ruas jalan.

Dalam insiden itu, polisi kemudian membubarkan massa secara paksa. Akibatnya, belasan di antaranya ditangkap. Bentrokan terjadi hingga memasuki pemukiman warga di Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan, jumlah massa berkisar ribuan. Mereka terdiri dari laki-laki, perempuan, remaja, orang dewasa, anak-anak hingga ibu-ibu.

Ribuan massa yang bertahan terus dipukul mundur aparat kepolisian hingga radius lebih dari satu kilometer dari titik awal aksi di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat yang mengarah Istana.

Massa yang bubar kemudian terkonsentrasi di sejumlah ruas jalan seperti, Jalan Abdul Muis dan Jalan Tanah Abang Timur Dalam menuju arah Jalan MH. Thamrin.

Hingga saat ini, polisi masih menyisir dan membubarkan massa yang masih bertahan. Sejumlah kendaraan taktis terus berjaga di belakang barikade puluhan aparat kepolisian.

Akibat insiden tersebut, sejumlah ruas jalan dari arah Tanah Bang menuju Kota Tua dan Jalan MH. Thamrin ditutup. Beberapa di antaranya mengakibatkan kemacetan panjang.

Massa 1812 yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (ANAK) NKRI rencananya akan menggelar aksi di kawasan Istana Kepresidenan. Mereka menuntut Imam Besar FPI Rizieq Shihab dibebaskan dan meminta pemerintah mengusut penembakan enam laskar pengawal Rizieq yang tewas pada 7 Desember lalu.